Lingkungan itu kuat, ia bisa mengikis prinsip tanpa kita sadari.

Menjaga circle pertemanan itu, artinya menjaga diri sendiri.
Karena sebaik apa pun niat kita, kalau terus berada di lingkungan yang salah, lama-lama hati ikut berubah.

Lingkungan itu kuat, ia bisa mengikis prinsip tanpa kita sadari.
Hari ini kita hanya ikut bercanda, besok kita ikut menertawakan dosa.
Hari ini kita hanya mendengar, besok kita ikut membicarakan.

Maka berhati-hatilah memilih siapa yang sering bersamamu.
Teman itu cermin.
Kalau kau berkumpul dengan orang yang lalai, kau akan ikut terlena.
Tapi kalau circle-mu adalah orang-orang yang mengingatkanmu pada Allah, menegurmu saat salah, dan menasihatimu saat goyah — pertahankan mereka.

Menjauh dari circle yang salah bukan berarti sombong, tapi bentuk penjagaan terhadap hati.
Sebab hati itu lembut, mudah sekali terwarnai.
Dan di akhir nanti, bukan jumlah teman yang akan menyelamatkan kita, tapi siapa yang menuntun kita menuju ridha Allah.

==========================
MEDIA LEMBAGA SOSIAL DAN STUDI ISLAM (eLSSI)

Website : www.elssimedia.id
Facebook : facebook.com/elssimedia
Telegram : https://t.me/elssimedia
Instagram : Instagram.com/elssimedia.id/
YouTube : www.youtube.com/@elssimedia

Read Previous

Pekerjaan yang dimana kita masih tetap bisa istiqomah di atas ketaatan, adalah sebaik-baiknya nikmat dari Allah.

Read Next

UNDANGAN SEMINAR KEISLAMAN (STADIUM GENERAL) KOTA BOGOR – GRATIS UNTUK UMUM

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.